7 Cara Mencegah Serangan Asma Di Malam Hari

7 Cara Mencegah Serangan Asma Di Malam Hari

7 Cara Mencegah Serangan Asma Di Malam Hari

7 Cara Mencegah Serangan Asma Di Malam Hari

AmeLima. – Orang dengan masalah asma yang parah sering terbangun dengan mengi, batuk, dan sesak napas yang memburuk di malam hari. Tidurnya tentu tidak terdengar baik dan membuat tubuh lelah saat bangun. Pergi ke dokter memang cara terbaik untuk mengatasi masalah ini. Namun, Anda sebenarnya dapat mencegah serangan asma di malam hari dengan mengikuti langkah-langkah sederhana berikut ini. Kami telah merangkum beberapa cara sederhana yang dapat anda lakukan sendiri sebelum pergi kedokter, namun disarankan apabila asma yang anda derita terlalu parah sebaiknya langsung pergi kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bagaimana mencegah serangan asma di malam hari

Penderita asma seringkali meremehkan gejala asma yang sering kambuh di malam hari. Faktanya, Sonali Bose, MD, asisten pengajar dari Divisi Paru-Paru, Perawatan Intensif dan Obat Tidur di Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai Medical Center di New York City, mengatakan itu hanya tanda bahwa Anda membutuhkan lebih banyak obat atau perubahan dalam perawatan, seperti dikutip kesehatan harian. Anda mungkin tidak dapat pergi langsung ke dokter untuk memeriksa kondisi Anda di tengah malam. Selain minum obat asma dari dokter, Anda juga bisa mencegah asma nokturnal dengan cara sederhana berikut.

  • Cuci bantal guling dengan air panas

Setelah secara teratur membersihkan tempat tidur, para ahli juga merekomendasikan untuk mencuci dan mengganti seprai, guling, bantal, dan selimut secara teratur setidaknya seminggu sekali. Semua tempat tidur ini harus dicuci dengan air hangat untuk menghilangkan tungau secara lebih efektif dan mencegahnya kembali. Hasilnya, tidur malam Anda dijamin lebih baik dan terhindar dari serangan asma di malam hari.

  • Bersihkan tempat tidur secara teratur

Kasur, guling, bantal,dan selimut adalah tempat persembunyian favorit bagi tungau. Saking kecilnya, Anda mungkin tidak sadar bahwa selama ini, asma Anda sering kambuh karena menghirup tungau selama tidur. Gunakan penyedot debu yang dilengkapi dengan filter partikulat efisiensi tinggi (HEPA) untuk menghilangkan semua polutan udara kecil, seperti tungau debu, serbuk sari, debu, dan bulu hewan yang menempel di kasur. Selain itu, sel-sel kulit binatang yang mati sangat kecil dan mudah terbang. Mereka hanya bisa difilter menggunakan filter HEPA.

  • Gunakan pelembab udara

Untuk mencegah asma kambuh di malam hari, coba matikan AC saat Anda tidur. Meskipun bisa mengusir panas, udara menjadi lebih kering dan dapat menyebabkan asma. Gunakan bantuan pelembab untuk menambah kelembapan pada ruangan Anda. Metode ini juga berguna untuk mencegah tungau yang menyukai udara kering. Semakin banyak pelembab yang digunakan secara rutin, semakin lembab udaranya dan tidak ada lagi asma.

  • Gunakan bantal tinggi

Jika Anda juga terpapar flu atau sinusitis, tidur dengan kepala rata dapat menumpuk lendir atau dahak di sekitar hidung dan tenggorokan (pelepasan hidung). Ini bisa menghalangi aliran udara ke saluran udara dan memicu asma di malam hari. Efek yang sama juga bisa dirasakan jika Anda memiliki penyakit ulseratif. Tidur telentang memungkinkan asam lambung naik ke tenggorokan. Sebagai solusi, gunakan bantal terangkat untuk mencegah penumpukan lendir dan meningkatkan asam lambung.

  • Sesuaikan diet Anda

Peningkatan asam lambung, baik maag atau GERD, merupakan faktor risiko asma. Sebagai tindakan pencegahan, sesuaikan diet Anda agar asam lambung tidak naik atau menyebabkan asma. Hindari makanan tinggi lemak jenuh seperti daging berlemak, makanan yang digoreng, susu dan cokelat. Begitu juga dengan teh, kopi, makanan pedas dan makanan asam, semua ini harus dibatasi karena dapat mengiritasi tenggorokan. Jika Anda dapat mengontrol gejala asam lambung, risiko kambuh asma malam hari dapat diminimalisasi seminimal mungkin.

  • Hindari tidur dengan hewan peliharaan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, baik itu anjing atau kucing, yang terbaik adalah membiarkannya berlari atau tidur di luar kamar Anda. Ingatlah bahwa bulu hewan yang berserakan dapat menempel pada karpet dan kasur, menyebabkan asma di malam hari. Itu bagus, selalu tutup pintu kamar agar binatang tidak bisa masuk. Metode sederhana ini akan berdampak besar pada pengurangan frekuensi kekambuhan asma di malam hari, Anda tahu.

  • Periksa risiko sleep apnea

Menurut American Thoracic Society, penderita asma berisiko tinggi mengalami sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur serius yang menyebabkan pernapasan Anda sering berhenti saat tidur. Akibatnya, kambuhnya asma tidak bisa dihindari. Jika Anda sering tidur terganggu oleh gejala asma di malam hari, segera dapatkan bantuan medis. Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk menentukan kemungkinan sleep apnea di rumah. Anda juga harus membawa obat asma yang Anda gunakan baru-baru ini. Tergantung pada kondisi Anda, dokter Anda dapat menambahkan dosis obat atau meresepkan obat asma baru.